Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Share : Pengalaman Membeli HP Replika atau Supercopy

Hallo sobat nonagadget.com, kali ini Nona akan berbagi pengalaman dari Nona sendiri dan temen - temen Nona yang pernah membeli Handphone Replika atau yang banyak orang kenal dengan Supercopy. Apa itu Supercopy? Tentunya sobat sudah pada tau kan, gadget ini adalah handphone tiruan (clone) yang sangat mirip dengan produk original namun dengan spesifikasi lebih rendah dan tentunya dibanderol dengan harga yang jauh lebih murah tentunya. Hal tersebutlah yang membuat ponsel ini banyak diminati pengguna gadget di Indonesia.


Ponsel Replika diproduksi oleh produsen yang berasal dari Negeri Tirai Bambu, Cina. Bukan hanya satu produsen, tapi banyak yang memproduksi HP Replika. Karena itu, untuk 1 tipe HP biasanya ada beberapa jenis replikanya dengan spesifikasi yang berbeda. Sejauh Nona tau, manufacture terbaik yang memproduksi replika dengan spesifikasi tertinggi adalah HDC, mungkin kalo sobat punya info manufacture yang lebih bagus bisa dishare di kolom komen. Untuk manufacture lainnya Nona rasa kurang bagus, mereka lebih mengutamakan harga yang murah dibandingkan dengan kualitas barang.

HP replika tidak dijual di toko - toko handphone, biasanya produk ini dijual secara online karena memang termasuk barang ilegal (meniru produk, melanggar hak cipta). Kalo sobat mau cari handphone replika mungkin bisa di Distributor Handphone Black Market dan Replika, seller - seller di Kaskus atau di situs jual beli lainnya.  

Nah, dari sedikit penjelasan di atas sobat sudah paham jika ada banyak jenis handphone replika dengan harga dan spesifikasi yang berbeda. Menurut pengalaman Nona dan beberapa temen yang pernah membeli HP replika, produk ini kurang baik kualitasnya, memiliki kekurangan sebagai berikut :

Kekurangan HP Replika

  • Spesifikasi kurang bagus. Misal pada RAM, rata - rata RAM pada replika antara 512Mb sampai 2Gb. Ada juga sih yang sampai 4Gb (manufacture HDC) namun tetap saja sensasinya gak sama seperti kita memakai gadget original. Processor juga menggunakan Mediatek produksi Taiwan.
  • Spesifikasi dapat dimanipulasi. Untuk cek spesifikasi gadget biasanya kita pakai aplikasi seperti CPU-Z atau CPU Identifier, tapi pada HP replika bisa diganti dengan mengotak atik software sehingga spesifikasi terlihat lebih tinggi dari aslinya. Untuk itu saran Nona kalau mau beli replika, silahkan beli di seller yang sudah terpercaya.
  • Kualitas body fisik. Meskipun untuk desain dan model sama persis, namun kualitas body HP replika kurang baik seperti pada tombol volume, home dan tombol - tombol lainya kurang soft seperti gadget ori. Berat handphone replika lebih ringan sehingga saat digenggam terasa jika itu replika.
Untuk kekurangan replika kurang lebih seperti itu. Setelah mengetahui beberapa replika, akhirnya Nona ingin mencoba pakai HP replika karena penasaran gimana sih rasanya pakai HP replika? Setelah browsing - browsing mencari info tentang replika akhirnya Nona memutuskan untuk membeli replika dengan spesifikasi tertinggi dan kualitas terbaik yang kebetulan saat itu adalah Note 5 HDC dengan kapasitas memory internal 32GB real manufacture HDC. Namun setelah membeli Hp yang Nona inginkan ternyata ada beberapa masalah yang terjadi pada HP replika yang Nona beli, beberapa temen Nona yang pakai Replika juga mengalami masalah yang beraneka ragam (replika dengan tipe berbeda dan manufactur berbeda. Berikut adalah masalah yang terjadi pada HP replika.

Kekurangan HP Replika
  • Logo booting jadi gambar robot Android / Mediatek. Hal ini sering terjadi pada HP replika baik dari manufactur dengan kualitas tinggi maupun rendah. Biasanya hal ini terjadi saat HP replika di reset, sehingga perintah software pada perangkat untuk menampilkan logo booting sesuai gadget originalnya terhapus. Untuk mengatasi hal tersebut ada beberapa cara. Beberapa jenis replika menggunakan kode yang dimasukkan untuk mengembalikan logo booting, beberapa lainnya menggunakan stock ROM yang sudah ada di media penyimpanan perangkat (seperti produk HDC yang Nona beli).
  • Konektor SIM Card. Replika dari manufacture dengan kualitas rendah biasanya kualitas bodynya sangat kurang bagus. Konektor SIM Card pada HP Replika sangat rapuh sobat, gampang rusak. Padahal bisa dibilang elemen ini penting, jika rusak sobat tidak bisa menggunakan SIM Card. Saran Nona untuk pengguna replika, terutama replika dengan kualitas yang kurang baik untuk tidak sering melepas / memasang SIM Card.
  • Aplikasi sering berhenti, bahkan tidak mau jalan. Kapasitas RAM sangat berpengaruh pada kinerja perangkat ponsel pintar. Pada replika dengan spesifikasi RAM kecil sering terjadi aplikasi berhenti atau tidak bisa dijalankan, hal ini dikarenakan kapasitas RAM yang tidak cukup untuk menjalankan aplikasi tersebut. Kalau mau beli replika, cari kapasitas RAM yang besar dan real (bukan fake, cuma tulisan saja).
  • Hardware pada replika memiliki kualitas yang kurang baik, sehingga menyebabkan rapuh dan mudah rusak. Karena itu sobat harus hati - hati untuk pemakaian HP replika.
Sementara ini Nona cuma menemukan masalah - masalah tersebut yang sering terjadi pada handphone replika. Setelah membaca artikel ini mungkin beberapa dari sobat merubah pikirannya untuk menggunakan HP replika. Disini Nona bukan bermaksud memberikan pesan "Jangan Beli Replika" tapi disini Nona cuma berbagi pengalaman saja. Memang banyak kekurangan dari HP replika tapi itu semua juga berbanding lurus dengan harga yang harus dibayar. Dan jangan salah, replika juga punya kelebihan, Apa sih Kelebihan replika? Sobat bisa terlihat gaya dengan menggunakan gadget mahal tanpa harus menguras dompet sobat.

Untuk sobat yang tetap ingin membeli gadget replika, ada beberapa tips dari Nona  agar sobat tidak salah beli dan mendapatkan gadget replika sesuai kebutuhan sobat.

Tips Membeli dan Menggunakan HP Replika

  • Yang pertama dan Nona tekankan, HP replika adalah gadget untuk gaya, untuk sobat yang mengharapkan performa tinggi sebuah smartphone dan suka bereksperimen dengan fitur - fitur canggih Nona sarankan untuk membeli gadget ori yang harganya tentu jauh lebih mahal. Karena gadget untuk gaya, pilihlah tipe HP terbaru agar sobat terlihat lebih keren dan up to date dengan HP terbaru (meskipun HP replika sih hehehe).
  • Pilih dengan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan sobat. Kalo sobat hanya untuk pemakaian wajar seperti telpon dan SMS beli replika dengan spesifikasi standart Nona rasa tidak masalah. Jika sobat doyan sosial media dan suka memakai aplikasi - aplikasi, saran Nona beli dengan spesifikasi RAM dan Processor yang lebih tinggi. Sedangkan untuk sobat yang suka otak atik jeroan HP, Android khususnya beli replika dengan kualitas terbaik (saran Nona ambil aja HDC, katanya sih juga sudah support game - game HD).
  • Untuk pemakaian HP replika Nona sarankan untuk ekstra hati - hati. Contohnya jangan menaruh HP di saku celana yang ketat resiko touchscreen atau LCD bisa pecah. Proses charging juga perlu diperhatikan, jangan sering - sering melakukan overcharging, kalau sudah full cabut saja.
Demikian sedikit pengalaman dan tips dari Nona tentang HP replika. Beli replika atau original? itu semua terserah sobat, sesuaikan dengan kebutuhan sobat. Mohon maaf jika ada salah, terima kasih sudah berkunjung di website Nona, baca juga artikel menarik lainnya. Salam

6 komentar untuk "Share : Pengalaman Membeli HP Replika atau Supercopy"

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. kameranya juga parah sih, speakernya kalo di full in kayak grebek grebek cuma bisa muat beberapa aplikasi aja.
    kalau mau gaya gakpapa,asal lingkungan sekitar bukan orang yang kepp total. kalo lingkungan gak memungkinkan mending beli hp asli dengan merk lain

    BalasHapus
  3. Rusak cari sparepartnya susah

    BalasHapus