Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menilik Instagram Filter, Dulu Dan Sekarang

Bagi Anda yang terbiasa menggunakan aplikasi Instagram tentu mengetahui fitur filter yang terpasang secara default pada aplikasi ini. Fitur filter ini bertujuan untuk “mendekorasi” hasil foto Anda sebelum merilisnya ke linimasa Instagram. Tentu saja adanya filter ini membantu setiap orang yang ingin mengupload foto karena mereka tidak lagi harus berkutat dengan aplikasi untuk melakukan editing foto, cukup dengan beberapa ketukan sederhana mereka dapat memilih hasil edit foto yang diinginkan, semua hanya menggunakan satu filter. 

Menilik Instagram Filter, Dulu Dan Sekarang

Memang semenjak nama Instagram melejit fitur filter ini seakan tidak bisa lepas keterkaitannya. Bahkan saat ini ada tren menggunakan hashtag #nofilter yang digunakan sebagai indikasi bahwa tidak ada filter yang digunakan dalam foto, bahwa foto tersebut natural adanya dan tidak dibuat buat. Hal tersebut tentu saja membuktikan bahwa kemampuan filter Instagram dalam melakukan editing foto layak diacungi jempol. Sayangnya orang dibalik kesuksesan fitur Instagram filter, Cole Rise mengungkapkan bahwa dirinya merasa bahwa saat ini penggunaan filter Instagram sudah melenceng sangat jauh dari tujuan awalnya.

Instagram filter bermula dari sekedar pembicaraan sederhana antara Rise dengan beberapa temannya di San Fransisco. Saat itu Instagram masih belum ada dan Rise masih merupakan fotografer dengan kemampuan Editing yang mumpuni. Singkat cerita, pendiri Instagram merasa tertarik dengan hasil tarikan gambar Rise, sehingga mereka menawarkan sebuah posisi di perusahaan tersebut. “Saat itu kami berdua sama sama tidak punya waktu untuk melakukan editing pada foto sebelum menguploadnya.” Ungkapnya. Hal tersebut menjadi poin awal terciptanya filter Instagram yang kita gunakan saat ini. 

Menilik Instagram Filter, Dulu Dan Sekarang

Pada awalnya, Risa hanya memasukkan empat filter hasil karyanya ke Instagram, disusul dengan tujuh filter lanjutan seperti Sierra, Mayfair, Sutro, Amaro, dan Willow. Memang pada saat itu dia tidak menyadari bahwa nama Instagram akan melejit secepat ini, filter Instagram awal ini lebih kepada bantuan seorang teman kepada teman lain dibandingkan dengan hubungan bisnis antara dua wirausahawan. Saat ini nama Instagram telah dikenal oleh hampir semua orang yang menggunakan smartphone dan menjadi salah satu social media dibawah naungan perusahaan raksasa Facebook.
  
Menilik Instagram Filter, Dulu Dan Sekarang

Sayangnya kesuksesan Instagram saat ini justru tidak membuat Risa merasa sengan secara seutuhnya. Walau dia mengakui bahwa tidak menyangka bahwa nama Instagram akan setinggi ini dan dia tetap bersyukur untuk hal itu, apalagi salah satu penyebab meledaknya nama Instagram di kalangan pengguna smartphone adalah karena fitur filter yang dia ciptakan. Risa justru menganggap bahwa filter Instagram saat ini sudah tidak berfungsi untuk memperindah hasil tarikan gambar sehingga memiliki makna yang lebih dalam, melainkan sebuah fitur untuk “memalsukan” hasil foto.  “Saat ini semua orang dapat menjadi fotografer dadakan. Saat ini mereka sudah dapat menentukan mana filter yang baik dan ana yang buruk, padahal pada 2010 tidak seperti ini”. Ungkapnya. 

Sumber gambar: blogherald, cdn.shopify.com